Tips Membawa Bayi Saat Naik Pesawat Terbang Terbaru 2018

Advertisement
Advertisement
Tips Membawa Bayi Saat Naik Pesawat Terbang - Salah satu hal yang mungkin tidak begitu di perhatikan oleh orang tua disaat akan naik pesawat terbang adalah menjaga bayi nya dengan baik dan benar di saat akan naik pesawat terbang karena pada kebiasaanya hal seperti ini di anggap biasa saja padahal kalau kita cermati dan perhatikan secara seksama hal seperti inilah yang harus kita waspadai supaya kenyaman saat bepergian terutama di saat naik pesawat bisa kita rasakan.

Karena masalah ini menyangkut masalah keselamatan jiwa untuk itu sangat penting mengetahui tips bayi naik pesawat terbang supaya kita dan bayi yang kita bawa merasa nyaman dan jauh dari kecelakaan atau sangat perli kita perhatikan berbagai tips ibu hamil naik pesawat,tips membawa bayi naik pesawat,keamanan bayi naik pesawat,syarat bayi naik pesawat,atau bisa juga kita perhatikan beberapa hal berikut ini seperti 5 tips naik pesawat bersama bayi.

Atau bisa juga yang perlu kita perhatikan hal hal yang menyangkut masalah bayi lainnya seperti bayi 3 bulan naik pesawat,bayi 1 bulan naik pesawat,dan bayi flu naik pesawat, hal hal yang tidak disebutkan seharusnya kita perhatikan dengan seksama agar keselamatan kita dan bayi kita dapat di jaga sedini mungkin sehingga jauh dari yang namanya kecelakaan,dan berikut dibawah ini saya akan buatkan postingan tentang tips membawa bayi saat naik pesawat terbang yuk langsung simak saja.

www.kimmuhe.blogspot.com
Tips Bayi Naik Pesawat Terbang

  Ada Beberapa Hal Yang harus Di Perhatikan :

1.Saat Memesan Tiket
  •  Informasikan kepada pihak maskapai penerbangan bahwa saat ini Anda akan bepergian dengan membawa bayi  (infant). Dengan cara seperti itu, pastinya awak pesawat sudah memberikan informasi kepada para penunpang untuk bersiap - siap memasang sabuk pengaman tambahan (untuk anak yang dipangku), atau dengan cara membantu memasangkan car seat.
  • Cepat pesan salah satu  tempat duduk tambahan yang di khususkan untuk si bayi, terutama disaat bayi Anda sudah cukup besar, karena sangat tidak dianjurkan memangku bayi terus-terusan di pesawat. sebab pesawat akan ad turbulensi atau perubahan tekanan udara secara drastis bisa membuat kepada si kecil terlepas dari pegangan Anda. dan itu sangat membahayaknnya.
  • Secepatnya pesan seat pada bagian depan kabin agar Anda bisa mendapatkan lebih banyak ruang untuk kaki. Kursi di bagian depan kabin juga artinya semakin sedikit suara bising yang terdengar dari mesin pesawat. Dan harus diperhatikan, Anda dan bayi tidak diijinkan duduk berada dideretan emergency exit karena itu sangat membahayakan keselamatan.
  • Pilihlah tempat duduk di dekat sisi lorong (aisle) untuk Anda, agar Anda bisa mudah keluar-masuk saat mengurus si kecil bila sewaktu waktu harus ke toilet atau juga disaat menenangkannya dengan cara berjalan-jalan di lorong kabin.
  • Harus mencermati dan mematuhi segala peraturan tentang tata cara membawa stroller, sebab setiap maskapai penerbangan mempunyai aturan yang berbeda beda.Ada yang membolehkan dibawa ke kabin dan dititipkan ke awak pesawat, tapi ada pula yang sama sekali melarang membawa stroller ke kabin atau harus masuk bagasi.    

2.Umur Berapa Boleh Terbang?

  • Hal inilah yang menjadi perhatian khusus bila umur anak masih di bawah 2 minggu, dianjurkan hindari bepergian naik pesawat karena tubuh bayi sekecil ini masih belum mampu menyesuaikan diri secara sempurna dengan keadaan cuaca sekitar, sebab sibayi baru saja keluar dari “zona nyaman” yaitu lingkungan rahim bunda yang masih rentan terhadap bakteri dan kuman, terutama yang ada di ruangan  tertutup seperti kabin pesawat.
  • Pada umur 3 bulan adalah usia yang cukup aman untuk bepergian naik pesawat terbang, sebab pada umur ini terjadi pertumbuhan fisiologi dan perkembangan bayi maksimal, sehingga kondisinya optimal jika menghadapi stres seperti cuaca dingin dan berbagai perubahan cuaca lainya. Semakin tua usia bayi, maka ia akan semakin kuat terhadap perubahan cuaca lainnya.

3.Periksa Kesehatan Bayi Anda:

  • Sebelum berangkat periksalah seluruh kondisi tubuh bayi Anda sekitar 3-7 hari sebelum berangkat. dan sampaikan segala keluhan kesehatan yang diderita bayi, agar dokter bisa memberikan penanganan terbaik Misalnya bila bayi Anda baru saja mengalami pilek bisa jadi dokter akan memberikan obat tetes pereda nyeri.
  • Mintalah surat keterangan sehat dan surat rekomendasi dokter yang menyatakan bahwa anak Anda layak untuk bepergian dengan pesawat udara.meskipun tidak selalu diwajibkan oleh maskapai, namun surat ini sangat penting untuk berjaga-jaga demi keselamatan bersama. 
  • Selalu menjaga kesehatan dan kebugaran sesaat sebelum berangkat lalu beri vitamin dan makanan yang bergizi cukup dan seimbang sebagai pencegahan bagi si bayi serta anak kecil yang rentan tertular airborne infection, terutama penyakit yang mudah menular seperti flu dan batukan yang lainnya maka usahakan agar si kecil tidak bepergian di saat kondisinya sedang tidak fit. dan bila keadaan si bayi Anda sakit parah, lebih baik tunda keberangkatan dan bila anda tetap bersikeras ingin terbang, biasanya pihak maskapai akan meminta surat persetujuan dari Anda, bahwa jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan itub adalah di luar tanggung jawab pihak maskapai penerbangan
4. Saat di bandara apa yang harus di lakukan
  • Di anjurkan harus tiba lebih awal, karena ini akan membuat anda punya waktu yang banyak untuk bisa check-in terutama  di saat anda membawa barang yang banyak dan disaat melewati imigrasi (bila keluar negeri) dan security check.
  • Dan anda serta bayi sebaiknya duduk di area 'No Smoking' disaat menunggu waktu naik ke pesawat.
  • Ajaklah bayi bermain dan beraktivitas agar ia merasa lelah, sehingga nanti di dalam pesawat ia tak butuh waktu lama untuk tertidur.

5.Ringan, Ringkas, Rapi

  • Bawa tas bentuk ransel untuk di kabin, terutama bila Anda bepergian hanya berdua bayi, tanpa pasangan atau pengasuh, sehingga kedua tangan Anda bisa bebas bergerak mengurus bayi. Batasi isi dan berat tas, karena Anda masih harus menggendong bayi. 
  • Masukkan persediaan baju dan konsumsi untuk berjaga-jaga andaikan terjadi penundaan dan keterlambatan, yaitu baju ganti, popok sekali pakai, tisu basah, selimut, susu dan makanan. 

7.Selama di pesawat
  • Susui atau berikan empeng untuk dihisap (sucking) saat pesawat tinggal landas dan mendarat, di saat terjadi perubahan tekanan udara yang bisa membuat telinga sakit. Berikan hingga pesawat mencapai ketinggian stabil. Aktivitas menelan ini berguna untuk menyeimbangkan tekanan dalam telinga.
  • Bawa bekal ASI perah dalam botol.  Peraturan penerbangan memang membatasi membawa cairan sebanyak maksimal 100 ml ke dalam pesawat, namun bagusnya peraturan tersebut mengecualikan susu dan makanan bayi, obat-obatan dan makanan diet khusus. Bila bayi Anda mengonsumsi susu formula, bawa susu formula bubuk dalam wadah tertutup. Air hangat dapat diminta ke awak kabin.
  • Minta ijin kepada awak kabin agar diperbolehkan duduk sementara di deretan yang sepi penumpang untuk menyusui bila Anda merasa tidak nyaman memberi ASI di antara banyak penumpang
  • Hindari mengarahkan semburan hawa AC langsung pada bayi.  Pakaikan jaket atau sweater, kaos kaki, sarung tangan dan topi pada bayi, karena suhu kabin cenderung dingin. Minta selimut atau bantal tambahan bila Anda memerlukannya. 
  • Pastikan bayi Anda cukup minum agar ia tidak dehidrasi karena udara di dalam kabin cenderung kering. Ini juga akan membuat mereka kenyang dan tidak rewel saat penerbangan.
  • Ajak ia melakukan aktivitas bersama, misalnya bermain, dibacakan buku atau didongengi supaya ia tidak bosan dan akhirnya rewel. Atau gendong dia untuk berjalan-jalan di lorong kabin –berguna pula melancarkan peredaran darah Anda.
  • Gendong bayi dalam posisi berdiri menghadap belakang, lalu tepuk-tepuk punggungnya, untuk meredakan rewelnya. 
  • Tak perlu buru-buru keluar pesawat begitu tiba di tempat tujuan. Biarkan penumpang lain keluar terlebih dahulu, sehingga Anda dan bayi tidak perlu berdesak-desakan.

Mungkin itulah beberapa tips membawa bayi saat naik pesawat terbang semoga bisa menjadi inspirasi bagi para orang tua di saat akan bepergian terutama saat akan naik pesawat semoga bermanfaat baca juga artikel menarik lainnya tentang makanan sehat untuk ibu hamil yang bisa anda jadikan sebagai rutinitas sehari hari.

Advertisement